home icon
search icon
menu icon

Senat Universitas Brawijaya Studi Banding ke Senat Akademik USU

Dipublish Pada

14 Desember 2018

Dipublish Oleh

-

Delegasi Senat Universitas Brawijaya (UB) Malang melakukan kunjungan studi banding ke Senat Akademik Universitas Sumatera Utara dalam rangka studi banding, khususnya terhadap peran organisasi dan fungsi Senat Akademik di USU sebagai bagian dari PTN-BH, Kamis (13/12).

MEDAN – HUMAS USU: Delegasi Senat Universitas Brawijaya (UB) Malang melakukan kunjungan studi banding ke Senat Akademik Universitas Sumatera Utara (USU), Kamis (13/12). Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka studi banding, khususnya terhadap peran organisasi dan fungsi Senat Akademik di USU sebagai bagian dari PTN-BH. Utusan Senat UB yang hadir adalah Prof. Dr. Ir. Ariffin, M.S. (Ketua Senat UB), Prof. Iwan Triyuwono, S.E., Ak., Mec, Ph.D. (Sekretaris Senat UB), Prof. Dr. Ir. Djalal Rosyidi, M.S. (Ketua Komisi A Senat UB), Prof. Dr. Sumartono, M.S. (Ketua Komisi B Senat UB), Dr. Noor Hidayat, M.Si. (Sekretaris Komisi A Senat UB), Prof. Dr. Ir. Yuanita, DEA (Sekretaris Komisi B Senat UB) dan Dr. Drs. Irwan Noor, M.A. (Sekretaris Komisi C Senat UB).

 

Rombongan diterima oleh Ketua Senat Akademik USU, Prof. dr. Chairul Yoel, Sp. A (K), Sekretaris Senat Akademik Muhammad  Arifin Nasution, S.Sos., MSP, Prof. Dr. dr. Delfitri Munir, Sp. THT-KL (K), dr. Hemma Yulfi, DAP&E, M.Med.Ed, Prof. Dr. Harmein Nasution, MSIE, Dr. Poppy Anjelisa Z Hasibuan, M.Si., Apt., Prof. Dr. Tan Kamelo, S.H., M.S., Prof. Dr. Dra. Irnawati M. Simatupang, M.S., Ir. Syahrizal, M.T. dan dr. Zaimah Z Tala, M.S., Sp.GK. Pertemuan berlangsung di Ruang Senat Akademik Gedung Biro Pusat Administrasi USU lt. 3, Medan.

 

 

Prof. Ariffin dari Senat UB menyampaikan bahwa melalui kunjungan tersebut, diharapkan agar di masa mendatang terjalin hubungan kerjasama yang semakin baik antara kedua universitas dan menambah wawasan kedua pihak tentunya. Ditambahkannya, bahwa dalam perkembangannya, UB yang saat ini dalam status BLU sejak dua tahun lalu sedang mempersiapkan diri menuju status PTN-BH. Mereka tengah melakukan kajian antara lain dengan mendatangi beberapa PTN yang telah lebih dulu menyandang status PTN-BH agar mendapatkan informasi yang akurat berdasarkan pengalaman tentang bagaimana pengelolaan PTN-BH dengan berbagai tantangannya.

 

 

PTN yang telah dikunjungi oleh Senat UB antara lain; UI, UNPAD, UNHAS, ITB, IPB, dan saat ini USU. UB saat ini memiliki jumlah dosen sebanyak lebih kurang 2.200 orang dengan komposisi 60% PNS dan selebihnya Tenaga pendidik Non-PNS serta jumlah mahasiswa lebih kurang 65.000 orang. Hal ini tentu perlu dicermati dalam kaitannya dengan pengelolaan jika kelak UB berada dalam status PTN-BH.

 

 

Ketua Senat Akademik USU, Prof. dr. Chairul Yoel, Sp. A (K), dalam kata sambutannya menyampaikan selamat datang kepada rombongan Senat UB dan menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan tersebut. Prof. Yoel menyampaikan bahwa dengan status PTN-BH secara umum tentu banyak kemungkinan bagi PTN untuk berkembang lebih baik, namun dalam beberapa bidang memang keotonomian tersebut masih belum sepenuhnya dapat dikelola secara penuh oleh USU karena terkait dengan beberapa kementerian.

 

 

Prof. Yoel juga memaparkan peran yang signifikan dan berimbang oleh Senat Akademik USU demi berjalannya mekanisme check and balance organ PTN-BH yang terdiri dari; Majelis Wali Amanat (MWA), Rektor, dan Senat Akademik atas dasar filosofi dari kearifan lokal yang disebut “Dalihan Na Tolu”, di mana ketiga komponen ini saling menjalankan peran yang seimbang dalam pelaksanaannya.

 

 

Seusai pemaparan dari kedua pihak terkait profil universitas masing-masing, acara dilanjutkan dalam sesi dialog yang berlangsung akrab dan hangat, ditutup dengan jamuan makan siang bersama. (Humas)

Berita